News

Kim Jong Un Kembali Pimpin Partai Berkuasa Korea Utara

Tokyo (KABARIN) - Kim Jong Un terpilih lagi sebagai sekretaris jenderal Partai Pekerja Korea dalam kongres penting yang digelar setiap lima tahun, dengan menyoroti sejumlah pencapaiannya termasuk penguatan kemampuan nuklir negara tersebut.

Keputusan itu diambil secara bulat pada hari keempat sidang kongres, Minggu (22/2), menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Sebelumnya, Kim Jong Un mengambil alih jabatan tertinggi dari mendiang ayahnya Kim Jong Il pada Januari 2021 saat masih menjabat ketua partai. Kim Jong Il kemudian dianugerahi gelar sekretaris jenderal abadi pada April 2012, sedangkan gelar baru sebagai ketua dianugerahkan kepada Kim Jong Un pada Mei 2016.

Dalam kongres 2021, partai menghidupkan kembali jabatan sekretaris jenderal sebagai posisi tertinggi menggantikan ketua.

Presiden China Xi Jinping, Senin (23/2) menyampaikan ucapan selamat kepada pemimpin Korea Utara tersebut atas terpilihnya kembali dan menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama guna “menulis babak baru” dalam hubungan bilateral, lapor Kantor Berita China, Xinhua.

KCNA menyatakan bahwa "kemampuan pencegahan perang dengan menjadikan tenaga nuklir sebagai intinya telah meningkat secara signifikan" di bawah kepemimpinan Kim.

Kim juga disebut telah “mencapai keberhasilan berharga” dalam melaksanakan rencana pembangunan ekonomi nasional lima tahun serta menetapkan kebijakan untuk “pengembangan stabil ekonomi mandiri,” tambah kantor berita tersebut.

“Dengan prinsip revolusioner yang kuat dan strategi luar biasa serta melalui aktivitas eksternal yang matang, Kim Jong Un secara nyata telah meningkatkan martabat dan kehormatan Republik Rakyat Demokratik Korea (Democratic People’s Republic of Korea/DPRK) serta menciptakan lingkungan internasional yang kondusif bagi revolusi Korea,” demikian laporan KCNA.

KCNA menambahkan Kim telah menjadikan militer negara itu sebagai “tentara elit dan kuat” yang “mampu menghadapi ancaman agresi apa pun atas inisiatif sendiri dan sepenuhnya siap untuk segala bentuk perang.”

Ri Il Hwan, pejabat senior partai yang mengusulkan pemilihan kembali Kim sebagai sekretaris jenderal, memuji keputusan pemimpin tersebut untuk mengirim pasukan Korea Utara membantu Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Ia mengatakan pasukan yang membantu Rusia itu “mengibarkan bendera kemenangan di medan perang asing” dan menunjukkan kepada dunia “martabat sejati” mereka.

Hanya Kim yang dapat menjaga perdamaian warga negara “di dunia yang keras ini di mana keadilan dan hukum diinjak-injak secara brutal, serta hukum rimba dan kekerasan merajalela,” demikian Ri dikutip KCNA.

Kongres juga memilih anggota Komite Sentral partai dan merevisi aturan partai, yang akan menjadi arah kebijakan negara untuk lima tahun ke depan termasuk bidang ekonomi, hubungan luar negeri, dan pertahanan.

Beberapa pejabat senior seperti Ketua parlemen Choe Ryong Hae, penasihat pertahanan Ri Pyong Chol, dan Wakil Ketua Komisi Militer Pak Jong Chon tidak tercantum dalam daftar keanggotaan kemungkinan karena faktor usia.

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: